Darurat Sampah, Pemkot – DPRD Kotamobagu Harus Evaluasi Kinerja CV Argo

Headline, Kotamobagu1079 Dilihat

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu (Pemkot) dan DPRD Kotamobagu (Dekot) didesak segera melakukan evaluasi atas kinerja CV Argo selaku perusahaan Outsourcing yang menangani persampahan di Kota Kotamobagu.

Desakan ini muncul dari Ketua LP3T David Wullur, Jumat 27 Maret 2026 berkaitan dengan tanggungjawab penanganan persampahan oleh PT Argo yang dinilai perlu dilakukan evaluasi.

Alasan LP3T bahwa Memory of Understanding oleh Pemerintah Kotamobagu dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dengan CV Argo selaku outsourcing, sudah saatnya dievaluasi.

Ini lantaran kinerja CV Argo dalam penanganan persampahan dinilai tidak maksimal dan kurang optimal menangani persampahan mulai dari pengangkutan sampah yang tepat waktu hingga pelayanan pengangkutan sampah yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat Kotamobagu.

“Iya, kami mendesak Pemkot Kotamobagu dan DPRD Kotamobagu harus melakukan evaluasi, termasuk dengar pendapat agar semua menjadi terang dan jelas. Hal ini untuk memastikan bahwa persampahan di Kota Kotamobagu menjadi rumit itu karena sistemnya atau fasilitas atau kedua-duanya,” kata LP3T.

Dikatakan jika masalah sampah karena sistemnya, maka harus ditinjau lagi MoU yang sudah diteken CV Argo dengan Pemkot Kotamobagu yang sudah dua tahun berjalan.

Sebelumnya Kepala DLH Kota Kotamobagu melalui Kabid Persampahan Ridwan Mokoagow kepada Kotamobagu Post membenarkan bahwa MoU instansinya dengan pihak CV Argo hingga tahun 2026 ini masih berjalan.

“Iya, MoU instansi kami dengan CV Argo soal penanganan sampah di Kota Kotamobagu masih berjalan di tahun 2026,”  kata Mokoagow kepada Kotamobagu Post.

Diketahui sejak awal tahun 2024 lalu, DLH Kotamobagu telah menyerahkan tanggungjawab kepada CV Argo selaku perusahaan outsourcing untuk penanganan sampah, yakni meliputi pembayaran gaji karyawan dan tanggungjawab rantai komando pengangkutan sampah dengan menggunakan mobil pengangkut milik DLH Kotamobagu.

Pantauan media ini persoalan klasif darurat sampah di Kota Kotamobagu lantaran terjadinya penumpukan sampah dibeberapa titik lantaran adanya keterlambatan pengangkutan sampah oleh truck sampah, demikian pula tidak adalagi bak sampah di Kota Kotamobagu karena sudah di bongkar, sehingga sampah hanya dikumpulkan disembarang tempat termasuk digantung di pepohonan sehingga menimbulkan pemadangan kurang indah.(audie kerap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses