oleh

BUMDES Mokapog Desa Ollot ll Raih Penghargaan Nasional

KOTAMOBAGU POST, BOLMUT – Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) “Mokapog” yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Ollot ll Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolmut mendapatkan penghargaan nasional dari Kementerian Pertanian RI.

Penghargaan itu, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 478/KPTS/KP. 590/M/8/2020 Tentang Pemberian Penghargaan Bidang Pertanian.

Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Ollot ll, Ishak Datuela saat ditemui wartawan Kotamobagupost.com mengatakan, bahwa penghargaan ini diberikan atas prestasi dan kinerja BUMDES Desa pada bidang pertanian sebagai pemasok benih padi untuk wilayah Indonesia Timur yang tersebar di wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku utara, Sulawesi tengah, hingga pulau Kalimantan.

“Saya selaku Ketua BUMDES ” Mokapog” Desa Ollot ll bersyukur atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dan kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dalam mengelola BUMDES Mokapog Desa Ollot ll di bidang pertanian”. Ungkapnya, pada Jumat (04/09/2020).

Datuela juga menambahkan bahwa Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) yang dikelola oleh BUMDES “Mokapog” Desa Ollot Dua merupakan satu-satunya di Provinsi Sulawesi Utara yang mendapatkan penghargaan nasional pada bidang pertanian.

“Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri Khususnya kita yang ada di Provinsi Sulawesi Utara khususnya Kabupaten Bolaang Mongondow Utara”. Ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Ollot ll Syafrudin Korompot selaku penanggung jawab BUMDES “Mokapog” mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak yang terlibat sehingga BUMDES “Mokapog” Desa Ollot ll mampu meraih penghargaan ditingkat nasional pada bidang pertanian.

“Prestasi ini patut kita syukuri dan banggakan, karena BUMDES “Mokapog” Desa Ollot ll telah berhasil menjadi Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) satu-satunya di Provinsi Sulawesi Utara sebagai pemasok benih padi di wilayah Indonesia Timur”. pungkasnya.  (fahrudin)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed