Dinsos Pastikan Tidak Ada Korupsi Penyaluran Bansos

banner 468x60
banner 160x600
Haris Podomi Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Kotamobagu. (dok ttb-tn)

Haris Podomi Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Kotamobagu. (dok ttb-tn)

KOTAMOBAGUPOST.COM – Opini Wajar Tanpa Pengecualian – WTP – dari Badan Pemeriksa Keuangan yang disematkan kepada Pemerintah Kota Kotamobagu dalam pengelolaan keuangan, didukung sepenuhnya oleh jajaran Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Kotamobagu.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Hari Podomi kepada Kotamobagu Post mengatakan, jajaran Dinsos terus memaksimalkan profesionalisme pengelolaan keuangan dalam menyalurkan Bansos.

“Saya pastikan, tidak ada yang main curang dalam penyaluran bantuan social. Pengelolaan keuangan serta penyaluran Bansos dilakukan mengacu pada juklak sesuai dengan aturan dari Kementerian,” kata Haris.

Dia mencontohkan, Bansos yang dikelola oleh instansinya, semisal penyaluran dana bantuan Kelompok Usaha Bersama –KUBE-, dan bantuan rehabilitasi pembangunan rumah yang akan diluncurkan tahun 2017 mendatang, diperuntukan tepat sasaran.

“Dana yang kami salurkan kepada 50 KUBE di Kota Kotamobagu menggunakan system transver melalui Bank BNI. Kami selaku instansi berkompoten, tinggal menerbitkan rekomendasi kepada BNI dan BNI langsung pindah buku. Jadi tak ada dana yang singgah di Dinsos,” kata dia.

Selanjutnya, soal rehabilitasi rumah untuk tahun 2017, sistemnya sudah berubah, “Tidak lagi diberikan uang atau bahan kepada pemilik rumah yang akan di rehab. Tapi ada pihak ketiga yang akan mengerjakan sesuai dengan anggaran dalam kontrak,” tegasnya.

Lanjut dikatakan, upaya instansinya untuk mendukung pengelolaan keuangan yang baik, sudah diinstruksikan kepada seluruh staf di Dinas Sosial, agar selain pengelolaan keuangan yang baik, juga pelayanan public harus terus ditingkatkan. (audie kerap)

Category: Breaking News, KotamobaguTags:
Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Dinsos Pastikan Tidak Ada Korupsi Penyaluran Bansos"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.