Puluhan Hektar Tanaman Jagung Di Inobonto Hancur Dihantam Banjir

0 100

KOTAMOBAGUPOST.COM BOLMONG – Tingginya curah hujan di kabupaten Bolmong beberapa waktu lalu, rupanya bukan hanya mengakibatkan banjir di beberapa tempat yang ada di Dumoga Bersatu. Melainkan juga ikut merusak tanaman jagung milik petani.

Seperti terjadi di Desa Inobonto, Kecamatan Bolaang. Kepala Desa Inobonto Lomat Olii, kepada Kotamobagupoist.com, mengungkapkan ada sekitar puluhan hektar lahan yang ditanam jagung hancur di hajar air banjir.

“Total ada sekitar 40 hektare kebun jagung para petani di Desa saya yang kena banjir, Kalau di hitung – hitung biaya pengolahan per hektare itu 5-7 juta rupiah, kalau di ambil rata – rata 6 juta rupiah di kalikan 40 hektare sama dengan 240 juta rupiah” Ungkapnya Senin (27/07).

Kades Lomat perhatian dan bantuan pemerintah juga bisa ikut dirasakan petani yang ada di inobonto.

“ Kami mangapresiasi tindakan Pemkab Bolmong yang sudah sangat peduli kepada warga Dumoga yang terdampak banjir, hal itu bisa di lihat dari respon Bupati Bolmong Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow yang sudah datang melihat langsung di beberapa titik banjir. Saya juga berharap hal positif itu bisa tertular ke warga saya di Desa inobonto yang sebagian besar lahan jagung mereka ada di desa langagon yang sekarang terancam gagal panen akibat diterjang banjir” keluh Olii.

Lanjutnya ia sangat berharap bantuan Pemkab Bolmong agar bisa memberikan bantuan kepada para petani Desa Inobonto alat pengering agar pengadaan ketahanan pangan melalui jagung bisa maksimal karena alat pengering tersebut akan sangat membantu di saat cuaca yang tidak menentu seperti saat ini.

Tentang alat pengering tersebut sudah pernah di sampaikan langsung oleh Kades Inobonto Kepada Bupati Yasti beberapa waktu lalu, bertepatan kunker Gubernur sulut di Bolmong.

 

Kategori: BolmongTag:
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Puluhan Hektar Tanaman Jagung Di Inobonto Hancur Dihantam Banjir"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.