oleh

Polres Kotmobagu Ludes Terbakar, 15 Tahanan Selamat, Kerugian dan Korban Jiwa Belum Diketahui

KOTAMOBAGU POST – Markas Polres Kotamobagu ludes terbakar api, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pejabat resmi berkompeten yang mau memberikan keterangan resmi akan sebab, kerugian serta ada tidaknya korbannya jiwa manusia dalam peristiwa itu.

Tim Kotamobagu Post dan sejumlah wartawan lain yang sudah berada di TKP sejak api mulai berkobar sekira pukul 03.30 Wita dini hari, Kamis (03/02/2022) dan hingga berita ini diturunkan, Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid tidak berhasil diwawancarai wartawan untuk mendapatkan pernyataan resmi terkait peristiwa itu.

Sejumlah wartawan TV Nasional dan media cetak serta media online yang berupaya meminta pernyataan resmi kepada Kapolres Kotamobagu, namun tidak berhasil.

“Saya belum bisa memberikan keterangan,” kata AKBP Irham Halid, ditirukan oleh seorang wartawan lainnya yang terlihat wajah Kapolres Kotamobagu Irham Halid, terkesan sangat terpukul dengan peristiwa kebakaran yang melenyapkan semua ruangan di bangunan utama Mako Polres.

Tim Kotamobagu Post sejak peristiwa kebakaran mulai terjadi sempat memintai informasi dari pejabat Polres Kotamobagu menyatakan, kebakaran terjadi sekira pukul 03.30 Wita, kemudian api bisa dikuasai pada pukul 05.00 Wita, dan kobaran api padam total pada pukul 06.00 Wita yang terlihat tinggal kepulan asap.

Seluruh ruangan Polres meliputi, ruang unit SPK (bagian dalam), Satuan Reskrim, Unit Tahti, Sumda, Pers, ruang tahanan, ruang keuangan, ruangan satuan intel, Satuan Sabara, ruang Kapolres dan Waka Polres, Ruangan Logistik dan berkas administrasi serta seluruh barang bukti baik benda kecil hingga sepeda motor yang terpakir didekat bangunan, ludes terbakar.

Tampak sejumlah bangunan lain yang tidak melekat dengan Mako Polres, terlihat kondisi tidak dibakar kobaran api dan masih berdiri kokoh dengan selamat. Bangunan tersebut yakni ruang penjagaan, ruangan SPKT dan ruangan pelayanan pembuatan SKCK serta ruangan humas, tempat parkiran perwira, ruangan Propam, ruangan koperasi dan ruangan kantin yang berjejer itu.

Mako Polres Kotamobagu terbakar berubah jadi puing puing usai terbakar api pada pukul 03.30 Wita hingga 05.30 Wita Kamis 03 Februari 2022

“Tidak ada berkas dan barang yang bisa kami selamatkan pak, soalnya api begitu cepat membakar bagian loteng bubungan bangunan dari dalam, yang kami selamatkan hanya orang-orang dalam tahanan di sel,” sejumlah anggota polisi yang bertugas malam itu, berhasil diminta informasi oleh wartawan Kotamobagu Post.

Terkait adanya korban jiwa atau tidak, banyak anggota polres setempat yang diminta informasi oleh para awak media yang hadir meliput peristiwa kebakaran, semua tidak mau memberikan komentar dan tidak mau berspekulasi soal hal itu.

“Ada tim yang nanti akan memeriksa seluruh puing-puing yang terbakar, apakah ada korban jiwa atau tidak” kata seorang anggota polisi, namun tidak mau namanya disebutkan.

Namun untuk keselamatan jiwa para tahanan, Kasat Tahti Polres Kotamobagu IPTU Haris A. Madopi, memastikan semua tahanan dalam keadaan selamat.

“Iya semua tahanan berhasil diselamatkan, mereka sebanyak 13 orang yang SPP dan 2 tahanan lainnya. Semua sudah dipindahkan di Polsek Kotamobagu,” kata Kasat Tahti, menjawab pertanyaan Kotamobagu Post disela-sela pemadaman kebakaran mako Polres Kotamobagu.

Sejak berkobarnya api, terpantau ada tiga unit mobil Damkar yang bolak-balik keluar masuk lokasi kebakaran untuk memadamkan kobaran api.

Demikian pula ada satu unit mobil water canon milik Polres Kotamobagu yang ikut memadamkan kobaran api dan bolak-balik mengisi kembali air di hydran dan kembali lagi ke tkp dengan kekuatan penuh memadam kobaran api.

Ketinggian api yang berkobar diperkirakan mencapai 7 meter dan melahap seluruh bangunan yang menyatu di Mako Polres dan bagian garasi belakang ikut ludes terbakar.

Seorang anggota polisi setempat sempat menunjukan sebutir peluru yang tidak sempat meledak ketika api sudah kondisi padam dan tampak kepulan asap hitam masih terlihat dari sisa-sisa rongsokan.

“Awas pak hati-hati jangan mendekat ke gedung itu karena masih banyak amunisi peluru yang belum meletus, ini satu butir yang berhasil kami dapat yang tidak sempat meledak,” kata seorang anggota polisi yang memperlihatkan peluru masih utuh.

Kasat Damkar Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta diwawacarai Kotamobagu Post di tkp sekira pukul 06.15 Wita, menyatakan api sudah berhasil pada pada pukul 05.00 Wita.

“Kami mengerahkan sekira 30 personil pemadam dan anggota Pol PP untuk terjun memadam api. Ada 3 Unit Mobil Damkar dan dibantu 1 unit mobil water canon yang terlibat langsung memadamkan api,” kata Mokoginta.

Sementara itu, Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara yang sudah tiba sejak pukul 06.25 Wita di lokasi kebakaran, dan berhasil wawancarai Kotamobagu Post pada pukul 08.30 Wita, memberikan keterangan resmi melalui wawancara kepada sejumlah wartawan.

“Iya, saya langsung datang melihat dari dekat peristiwa kebakaran mako Polres Kotamobagu. Kami sangat prihatin akan musibah ini, kami dari DPRD Kota Kotamobagu akan mensuport penuh kepada Polres Kotamobagu untuk memberikan bantuan bangunan sementara untuk bisa ditempat Polres Kotamobagu, tentu agar pelayanan public bisa terus berjalan,” kata Tatong Bara.

Tampak hadir dilokasi kebakaran, Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Herdy Korompot, Dandim 1303 Bolmong Letkol Raja Gunung, Kajari Kotamobagu Hadiyanto SH. (audie kerap)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed