oleh

Agus Fatoni Kepala Balitbang Kemendagri, Ngaku Rindu Suasana Alam Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU POST – Dr. Drs Agus Fatoni MSi, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan  Kementerian Dalam Negeri (Balitbang Kemendagri) Republik Indonesia mengaku rindu akan suasana alam dan kesejukan serta kebersihan Dareah Kota Kotamobagu.

Hal ini dikatakan mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Utara itu saat menjadi pemateri dalam kegiatan sosialisasi virtual tentang materi Tata Cara Pengimputan Indek Inovasi Daerah (IID) pada Kamis, (02/09/2021) yang diikuti oleh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu.

Ungkapan Agus Fatoni ini, saat berdialog dengan Walikota Kotamobagu Tatong Bara pada zoom meeting yang tertangkap kamera latar belakang tempat Walikota Tatong Bara berdiri, tersaji pemandangan taman depan rumah dinas walikota yang langsung berhadapan dengan Jalan Ahmad Yani dan Alun-alun Lapangan Kotamobagu.

Lokasi taman depan Rumah Dinas sebagai latar belakang membawa kesan “fresh” pada saat pelaksanaan zoom meeting, namun membuat pemateri Agus Fatoni jadi teringat akan daerah Kota Kotamobagu dikala menjabat Pejabat Gubernur Sulut.

Dalam penyampaian selaku pemateri, Fatoni sempat menyampaikan kepada Walikota Kotamobagu saat melihat latar belakang layar zoom meeting, dirinya langsung teringat dan rindu dengan suasana Kota Kotamobagu, terutama kesejukan udaranya dan kebersihan di setiap sudut wilayahnya.

“Iya, ternyata latar belakang yang saya pilih yakni pemadangan jalan Acmad Yani dan Lapangan Kotamobagu, membuat Bapak Agus Fatoni selaku pemateri mengingat Kota Kotamobagu dimasa beliau menjabat Pejabat Gubernur Sulut,” kata Walikota Tatong Bara.

Dikatakan, latar belakang taman dalam alam di pusat Kotamobagu itu, membuat kesan fresh apalagi masa pandemi Covid yang masih berlangsung hingga saat ini, dan kegiatan di tempat terbuka agar udaranya lebih segar serta kesejukan Kotamobagu di pagi hari sangat terasa. (*/audie kerap)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed