oleh

Perempuan Asal Bolmut Ini Mampu Hasilkan Uang Lewat Media Sosial

KOTAMOBAGU POST, BOLMUT – Namanya adalah Nunu Mahyun, dari desa Tomoagu, kecamatan Bolangitan Barat Kabupaten Bolmut.

Perempuan yang satu ini, mampu meraup keuntungan yang lumayan besar dengan berbisnis buket bunga, kerajinan tangan yang dibuat dengan bahan utama yaitu flanel buatannya sendiri.

Kepada Kotamobagu Post, Nunu mengaku bisnis ini telah ditekuniya sejak tahun 2019. yang diberi nama nnem.id.

Uasaha ini dijalaninya bersama dengan dua teman terdekat yang menjadi partner kerja pada saat itu.

“nnem.id ini mulanya hanya menjual atau memasarkan handmade bouquet lewat Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Sampai saat ini, Alhamdulillah nnem.id masih menerima beberapa orderan segala jenis bouquet. Bagi teman-teman yang belum tahu handmade bouquet itu apa, jadi handmade bouquet merupakan buket bunga kerajinan tangan yang dibuat dengan bahan utama yaitu flanel”. Jelas Owner nnem.id, Rabu (10/03/2021).

Pada tahun 2019, usaha miliknya itu bisa dibilang lancar terkendali. Namun sejak adanya  Pandemi Covid-19 menyerang omset sedikit menurun.

“Februari 2019, omset awal yang kita dapat dari penjualan bouquet ini sekitar Rp.500.000, dan untuk hari-hari tertentu seperti pada perayaan wisuda, kita bisa menghasilkan Rp.700.000 – 1.000.000 dalam satu hari. Setelah adanya Pandemi ini jelas sangat berdampak bagi pengusaha kecil seperti kita, karena orderan yang masuk mulai sepi, bahkan ada beberapa orderan yang ditolak karena keadaan yang memang tidak memungkinkan untuk pengiriman dari Bolmut ke Gorontalo, dan pada tahun 2020 saya bisa bilang usaha mulai benar-benar dibawah”. Ungkapnya.

Di tahun 2021 ini, dirinya mencoba keberuntungan lagi dengan berjualan stiker custom yang berfungsi untuk mempercantik case/silicon handphone, dan dipasarkan melalui Instagram dengan username @kiyowo.nm.

“Tidak hanya itu, nnem.id juga berjualan baju-baju second/bekas layak pakai. Ide ini muncul karena seringnya berselancar di Instagram, tentunya dengan rolemodel anak-anak muda yang seproduktif itu membaca tren kekinian”. Ungkapnya.

Dirinya berharap, usaha yang telah ia mulai dari nol ini tidak lekang dimakan waktu, dan tetap produktif. Selain model pemasarannya lewat media sosial/marketpalce, semoga nnem.id segera mempunyai toko fisiknya.

“Bagi teman-teman yang mempunyai usaha yang sama, ayo kita saling kasih support positif bukan malah saling menjatuhkan. Khususnya di Kabupaten Bolmong Utara, saya berharap untuk teman-teman yang mempunyai usaha kecil menengah, handmade, homemade, agar tetap semangat dimasa yang kurang bersahabat dengan kita seperti saat ini. Tetap progres dibidang yang kita senangi tentunya, dan bagi teman-teman yang baru memulai usaha, semua hanya perlu dimulai dan dijalankan. Terakhir, bagi teman-teman yang penasaran dan ingin melihat barang jualan saya, segera kunjungi Instagram @nnem.id, @kiyowo.nm, @birukuningatribut”. Pungkasnya.

(Fahrudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed