oleh

Vaksinasi Tahap Pertama Di Kotamobagu Dibuka Walikota Tatong Bara  

KOTAMOBAGU POST – Bertempat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) kelurahan Motoboi Kecil, Senin (1/02/2021). Pemerintah daerah Kota Kotamobagu menggelar Vaksinasi Covid 19 secara massal yang pertama.

Vaksinasi itu dibuka secara resmi oleh Walikota Ir Hj Tatong Bara yang ditandai dengan pemukulan tetengkoran sebagai pertanda dimulainya vaknisasi Covid-19 untuk tahap pertama.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Koerniawan, SH, Sekretaris Daerah Ir Sande Dodo MT, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Vaksinasi massal tahap pertama ini dilerikan bagi tenaga kesehatan dan para pejabat lainnya dengan jumlah vaksin yang disediakan 2.800.

Walikota mengatakan, Vaksinasi massal tahap pertama ini sangatlah penting sebagai upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kotamobagu.

“Saya berharap petugas kesehatan dapat melaksanakan dengan baik dan sesuai prosedur demi menjamin kesehatan, keselamatan dan efek dari pada Vaksin ini,” kata Wali Kota.

Walikota, menambahkan saat ini daerah Kotamobagu berada pada zona merah dengan jumlah positif Covid-19 mencapai 271 orang.

“Tentu ini sangat menghawatirkan dan penting menjadi perhatian kita bersama mengingat jumlah pasien di kotamobagu masih meningkat signifikan,” jelasnya

Walikota dua periode ini juga mengimbau masyarakat dapat terus menjaga kesehatan dengan selalu mematuhi protokol kesehatan yakni, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dan Memakai Masker (3M).

“Saya minta camat, sangadi dan lurah agar tidak henti- hentinya memberikan imbauan dan mengajak masyarakat untuk menrapkan protokol kesehatan,” ujarnya

Diketahui, untuk vaksinasi tahap ke dua untuk tenaga kesehatan akan dilaksanakan pada 14 hari setelah penyuntikan pertama mengingat penyintikan vaksin harus dilakukan sebanyak dua kali. (Advertorial)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed