oleh

Dontili: Minta Dinas Terkait Pantau Lapangan, Akibat Harga Rica Tinggi

Rahman Dontili

KOTAMOBAGU POST, BOLMUT – Harga rica yang kian menjulang tinggi di pasaran membuat sejumlah pembeli mengeluh, tidak sewajarnya harga Rica yang sebelumnya 25 ribu saja, kini melonjat hingga sampai 70 Ribu per Kilogramnya. Dari pantauan media, harga rica akan terus naik hingga dua atau tiga bulan mendatang di sejumlah pasaran di Bolmut.

para pembeli tentunya berharap kepada pemerintah agar me-minimalisir para pedagang yang se-enaknya menaru harga dan tidak patut aturan, sebap  dengan berjalannya dari Bulan kebulan masyarakat mempunyai banyak kebutuhanya dengan harga rica 70 ribu, membuat kami pembeli merasa tercekik,” ujar salah satu warga dikerumunan pembeli di pasar Boroko, Rabu (11/01/2017).

Hal ini telah mendapat tanggapan serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara melalui Ketua Komisi ll DPRD Bolmut, Rahman Dontili.

Ia mengatakan, bahwa ”Dinas perindustrian Perdagangan Dan Koperasi agar melakukan pengawasan secara rutin untuk memantau para pedagang rica (Cabe) yang nakal, sebab kenaikan harga ini diakibatkan kurangnya pengawasan dari Dinas terkait,” kata Dontili.

Sementara itu Disperindakop Bolmut, Uten Datungsolang, mengatakan, bahwa ” kenaikan harga rica  bukan semata-mata permainan para pedagang yang ada di pasaran, tetapi karna minimnya stok rica yang ada di sejumlah pasar di Bolmut,” terangnya.

Dia juga menambahkan, ”saat ini kami sudah menyiapkan tim pemantau dan mandor diseluruh pasar di Bolmut untuk selalu mengawasi harga di pasaran dan pihak kami akan rutin melakukan pemantauan  langsung harga jual Rica dan sembako, kami juga akan menindak tegas pedagang yang kedapatan dengan sengaja mempermainkan harga sembako,” tegas Datungsolang.(Eyato/LB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.