Padi dan Jagung Masih Jadi Andalan Komoditas Hasil Bumi Kota Kotamobagu  

Luas Panen Padi Sawah Di Kota Kotamobagu masih menjadi potensi mempertahankan swasembada beras (dok : kodim 1303 bolmong)

KOTAMOBAGU POST – Kawasan Kota Kotamobagu adalah sebuah kota berkembang di Provinsi Sulawesi Utara, yang hingga kini masih mengandalkan komoditas hasil bumi, yakni Padi dan Jagung.

Bappelitbanda Kota Kotamobagu mencatat hingga akhir tahun 2017, kawasan yang sudah 12 tahun menjadi daerah otonom, masih mengkoleksi lahan persawahan seluas 2898 hektar dan luas panen 2.744 hektar.

Sementara untuk luas tanam jagung yakni 1.394 hektar dengan luas panen sebanyak 996 hektar, adapun total produksi rata-rata 15.9145,2 ton rata-rata pertahunnya.

Menurut Kepala Bappelitbangda Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta SH, untuk mengantisipasi menyusutnya lahan perkebunan dan lahan pertanian, maka telah diatur dalam RTRW.

“Penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah sudah ditetapkan melalui Peratura Daerah, sehingga contohnya kawasan areal pertanian tidak boleh dirubah fungsinya. Hal ini juga untuk mengantisipasi penggunaan kawasan pertanian sesuai RTRW,” kata Sofyan, pada Kotamobagu Post, medio July 2019. (tim kpc)

Kategori: KotamobaguTag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Padi dan Jagung Masih Jadi Andalan Komoditas Hasil Bumi Kota Kotamobagu  "

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.