Nuansa Wisata Religius Pada Momentum Lebaran Ketupat di Motoboi Kecil 

Walikota saat dalam kegiatan Kolipot di Motoboi Kecil

KOTAMOBAGU POST – Perayaan Lebaran Ketupat (Kolipot) atau Hari Raya Lebaran Ketupat tampaknya mampu membawa nuansa wisata religius bagi sebagian masyartakat Kotamobagu, sebab momen ini menjadi pemandangan menarik saat makanan Ketupat bergantungan di rumah-rumah penduduk.

Contohnya bagi masyarakat Desa Motoboi Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan, mulai dijadikan tradisi turun-turun untuk dirayakan oleh seluruh warganya.

Perayaan Lebaran Kulipot adalah yang kedua kali di lakukan oleh warga Motoboi Kecil dalam memeriahkan bulan Syawal.

Tampak terlihat sedikitnya 9 unit stand disediakan untuk tamu-tamu yang datang bersilaturahmi sekaligus menikmati hidangan makanan Kutupat yang telah disajikan oleh warga setempat.

Lurah Mocil Suryono Daun, mengatakan lebaran ketupat adalah yang kedua kali dilakukan dan kesannya menjadi nuansa wisata religi.

“Kegiatan ini merupakan swadaya dari masyarakat Motoboi Kecil. Karena setiap orang memasak, terserah masak apa termasuk Ketupat dan kemudian akan disuguhkan kepada warga yang datang baik dari Kotamobagu maupun luar daerah,” ungkap Daun.

Dia berharap, tradisi Koliput ini bisa terus berkelanjutan, dan menjadi alat pemersatu dan meningkatkan rasa persaudaraan, bagi masyarakat Motoboi Kecil dan masyarakat yang datang berkunjung. (al/kpc)

Kategori: KotamobaguTag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Nuansa Wisata Religius Pada Momentum Lebaran Ketupat di Motoboi Kecil "

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.