96 Persen Warga Belum Sejahtera Kotamobagu Dibiayai Rp8 Miliar Dalam Jaminan Kesehatan Dikelola BPJS

Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara yang memegang komitmen agar warga tak mampu di Kota Kotamobagu terakomodir dalam kepesertaan Kartu Indonesia Sehat

KOTAMOBAGU POST – Komitmen Pemkot Kotamobagu untuk menjalan program nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 tentang jaminan kesehatan, yakni mengikutsertakan warga tidak mampu dalam jaminan kesehatan di kelola oleh instansi BPJS.

Untuk merealisasikan keikutsertaan warga tak mampu di Kota Kotamobagu, Pemkot Kotamobagu telah menganggarkan sekira Rp8 Miliar dalam APBD Tahun 2019.

Anggaran tersebut menurut Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara, sudah tertata dan dibayarkan dalam bentuk pembayaran premi kepada BPJS guna kepesertaan warga kurang mampu dalam jaminan kesehatan nasional terdaftar pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Anggaran yang disediakan dalam APBD, sebesar Rp 8 Miliar lebih. Anggaran ini untuk mengikutsertakan  96 Persen warga yang masuk dalam katagori kurang mampu atau berhak dalam kepesertaan KIS. Tentunya data kepesertaan KIS akan terus dilakukan validasi ulang dan revisi agar warga yang berhak, semuanya bisa terakomodir,” terang Walikota Kotamobagu, didampingi Sekda Adnan Masinae dalam kegiatan rapat kordinasi dengan linta SKPD di Kota Kotamobagu. (tim kpc/pb)

Kategori: Breaking News, KotamobaguTag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "96 Persen Warga Belum Sejahtera Kotamobagu Dibiayai Rp8 Miliar Dalam Jaminan Kesehatan Dikelola BPJS"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.