5 Bus Minim, Pemkot Kotamobagu Masih Tunggu Bantuan Tambahan 17 Unit BRT dari Kemenhub 

Sukses memperjuangkan 5 unit Bus dan pembangunan 21 Shelter d kawasan Kotamobagu, Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara terus memperjuangkan peningkatan pelayanan bagi kepentingan masyarakat Kotamobagu. (dok : kpc/istimewa)

KOTAMOBAGU POST – Uji coba operasi Bus Rapid Transmid (BRT) bantuan Kementerian Perhubungan untuk melayani aktifitas rute dalam kota bagi masyarakat Kota Kotamobagu, sudah mulai diterapkan oleh Dinas Perhubungan Kota Kotamobagu.

Namun pihak Pemerintah Kota Kotamobagu, hingga awal tahun 2019, masih terus menanti turunnya bantuan tambahan 17 unit BRT dari pihak Kementerian Perhubungan Darat.

Kepala Dinas Pehubungan Kota Kotamobagu mengakui, hingga tahun 2018 lalu, sebanyak 21 unit Shelter atau Halte telah selesai dibangun dan langsung dilakukan uji coba operasi oleh 5 unit BRT.

“Sebagaimana penyampaian pihak Kementerian Perhubungan, jika 5 unit BRT sudah dilakukan pengoperasiannya, maka Kota Kotamobagu masih akan ketambahan bantuan BRT lagi,” kata Kepala Dinas Nasly Paputungan, Kamis (07/03/2019) pada Kotamobagu Post.

Terkait green light akan ketambahan 17 Unit BRT dari Kemenhub RI, hal tersebut kata Nasly, akan diajukan lagi oleh Pemerintah Kota Kotamobagu setelah persyaratan operasional 5 unit BRT optimal melayani angkutan dalam kota bagi pengguna jalan di Kota Kotamobagu. (audie kerap)

Kategori: Breaking News, Kotamobagu
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "5 Bus Minim, Pemkot Kotamobagu Masih Tunggu Bantuan Tambahan 17 Unit BRT dari Kemenhub "

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.