Bupati Boltim Nilai Kinerja Bawaslu dan KPU belum Maksimal

Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar, SH

KOTAMOBAGU POST, BOLTIM – Bupati Boltim, Sehan S. Landjar SH, menilai kinerja penyelenggaran pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), belum maksimal.

Hal ini dikatakan Bupati Sehan Landjar, saat melakukan Kunjungan Kerja (Kuker), di Kecamatan Kotabunan, Rabu (13/02/2019), dirinya sangat menyayangkan masih banyak warga Boltim yang belum mengetahui tentang pemilu 2019.

“Padahal tinggal dua bulan ke depan pelaksanaan pencoblosan, namun diperkirakan 90 persen warga Boltim belum banyak menerima sosialisasi,” kata Sehan.

Dirinya meyakini masih banyak masyarakat yang belum paham dan mengerti soal cara mencoblos, warna kertas untuk semua tingkatan. “Makanya, perlu menjadi catatan untuk wartawan,” sindirnya.

Selaku pemerintah katanya, punya kewajiban untuk mensosialisasikan hal ini. Namun KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara, harusnya lebih banyak turun ke desa-desa untuk mensosialisasikan soal teknik dan aturan di Pemilu ini.

“Bukan disibukan dengan Alat Peraga Kampanye (APK) saja, melainkan bagaimana kita mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar bisa meningkatkan partisipasi pemilih di Pileg dan Pilpres 17 April Mendatang. Ya, harusnya penyelenggara terus memberikan pemahaman kepada pemilih, agar benar-benar berkualitas. Dimana masyarakat paham betul tata cara mencoblos di hari H nanti,” tegas Sehan.

Demikian pula kata Sehan, mengapa hingga saat ini Relawan Demokrasi (Relasi), tidak berjalan dengan baik. Jangan hanya meghabiskan uang negara saja, merekrut Relasi, namun kinerja mereka tak maksimal. (herry lasabuda)

Kategori: BoltimTag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Bupati Boltim Nilai Kinerja Bawaslu dan KPU belum Maksimal"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.