oleh

Elemen Pemuda Desak DPRD Kotamobagu ‘Kuliti’ Perusahaan Smart Finance

KOTAMOBAGU POST – Elemen Pemuda di Kota Kotamobagu mendesak DPRD Kota Kotamobagu untuk segera melakukan hearing dengan pihak perusahaan finance yang berdomisili di Kota Kotamobagu.

Hal ini terkait dengan tindakan semena-mena dilakukan Debt Collektor yang melakukan kekerasan perampasan kendaraan di jalan yang mengakibat keresahan bagi masyarakat.

Elemen pemuda di Kota Kotamobagu yang menyuarakan secepatnya dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan perusahan finance, datangnya dari Pemuda Pancasila, KNPI dan juga dari Ormas dan LSM di Kota Kotamobagu.

“Iya, segenap elemen pemuda di Kota Kotamobagu menyuarakan aspirasi agar wakil rakyat di DPRD Kota Kotamobagu tidak bole mendiamkan kasus-kasus perampasan kendaraan yang sudah sangat meresahkan masyarakat,” kata Deddy Martasen, tokoh pemuda di Kota Kotamobagu.

Menurut Martasen pentingnya RDP digelar agar pihak perusahaan Finance memberikan penjelasan mengenai tindakan mereka dalam menjalan SOP penarikan kendaraan.

“Selain itu DPRD juga wajib mengundang pihak kepolisian dalam hal ini Bapak Kapolres Kotamobagu untuk sama-sama duduk satu meja dalam rangka membahas masalah yang sudah cukup meresahkan di Kota Kotamobagu,” terangnya.

Selain untuk melindungi masyarakat dari tindakan premanisme yang dilakukan Debt Collektor, juga kata Martasen pemerintah wajib memberikan perlindungan yang terukur juga terhadap usaha bisnis perusahaan finance dengan tidak melanggar aturan atau bergaya kekerasan.

Senada hal itu, Ali Aduka pemuda di Kota Kotamobagu menyatakan pihak DPRD Kotamobagu harus segera melakukan hearing.

“Memanggil seluruh perusahaan finance terutama Smart Finance yang berkantor di Kelurahan Matali untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka. Kalau memang dianggap perlu, yah sebaiknya DPRD terbitkan rekomendasi untuk penutupan Smart Finance,” tegas Aduka. (tim kpc)