oleh

4 Tahun Usaha Membuat Kue, Warga Kotamobagu Ini Tidak Tersentuh Satupun Bantuan Pemerintah

KOTAMOBAGU POST – Seorang ibu rumah tangga berdomisili di Kelurahan Gogagoman Barat, RT 20 Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara adalah contoh derasnya bantuan pemerintah bagi pelaku usaha kecil, namun tidak pernah tersentuh satupun program bantuan pemerintah.

Wanita ini tak lain bernama lengkap Armini Paputungan, 40 tahun yang tinggal menumpang dirumah milik orang tuanya yang letaknya tidak jauh dari rumah pribadi Wakil Walikota Nayodo Koerniawan SH.

Armini, ketika ditemui Kotamobagu Post, Rabu (27/10/2021) mengatakan, sejak awal tahun 2018 sebelum pandemic, dirinya dibantu suaminya sudah menekuni usaha membuat kue, sebagai usaha kecil rumahan yang menghidupi keluarganya.

“Sudah hampir 5 tahun saya menekuni usaha membuat kue, dan sampai saat ini saya memang belum pernah mendapatkan bantuan program apapun dari pemerintah. Saya Cuma dengar-dengar ada program PKH, ada BLT, ada bantuan Presiden untuk usaha kecil dan  banyak lagi. Namun saya tidak pernah merasakan bantuan pemerintah itu,” kata Armini Paputungan.

Namun katanya, pernah sekali saja keluarganya mendapatkan bantuan beras dari Kelurahan Gogagoman Barat.

“Bantuan beras itupun Cuma karena ada seorang teman yang mengajak saya dan suami saya kemudian kami mendapatkan bantuan beras,” ujarnya.

Bahkan hasil wawancara wartawan, keluarganya tidak tercatat sebagai penerima PKH, BNPT atau program bantuan Presiden RI bagi usaha kecil yang sudah digulir pemerintah sejak pandemi covid 19 dan atau program BLT.

Dikatakan usaha membuat kue dilakukan dalam seminggu ada 4 sampai lima hari dan kue-kue itu dipasarkan dengan sepeda motor keliling Kota Kotamobagu.

“Sudah lumayan banyak langgaran, jadi sehabis membuat kue saya langsung pasarkan kepada pelanggan dirumah masing-masing, sedangkan kalo ada sisa, saya jual keliling,” ujarnya.

Macam-macam kue buatan Armini Paputungan yakni; Panada, Lampu-Lampu, Kue Kuk, Binyolos, Lalampah, Tarepang Pulo dan Donat serta berbagai kue lainnya. (audie kerap)