oleh

Dr Tanty Korompot : “Karyawan PT JResources Isoma Tanpa Prokes, Bahayakan Keselamatan Masyarakat Kotamobagu”

KOTAMOBAGU POST – Tim Satgas Covid 19 Kota Kotamobagu hingga berita ini diturunkan dibuat pusing tujuh keliling oleh system penerapan protocol kesehatan (prokes) terhadap 56 karyawan PT JResourcess Bolmong (PT JBRM) yang isolasi mandiri  (Isoma) di tiga hotel di pusat kotamobagu.

Pasalnya, hasil monitoring Satgas Covid 19 Kota Kotamobagu, pihak PT JRBM dan pemilik hotel tidak melaksanakan apa yang menjadi tuntutan prokes.

“Misalkan saja soal tanda peringatan, masak hanya selembar kertas bertuliskan isolasi mandiri, jika hotel ada pasien covid 19 makan harus dipampangkan baliho dipintu masuk yang bertuliskan isolasi mandiri pasien covid 19,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu, Dr Tanty Korompot SKM.

Masih menurut Korompot, terkait pelayanan medis dan makan minum bagi 56 pasien di hotel, tidak boleh hanya pakai masker.

“Siapapun yang masuk dalam ruangan pasien dalam hotel harus memakai baju APD lengkap. Nah karyawan hotel atau karyawan PT JRBM yang membawa makanan dalam ruangan pasien covid yang isolasi sangat mudah tertular,” ujar Tanty menyesalkan.

Bukan hanya itu, menurut Tanty Korompot, siapapun warga yang melakukan pelayan baik medis ataupun membawa makanan kedalam ruangan pasien, harus menggunakan APD lengkap.

“Jika tidak pakai APD lengkap termasuk baju Hazmat, maka menjadi orang yang kontak erat dengan pasien yang isolasi di tiga hotel itu, jika orang yang kontak erat itu karyawan PT JRBM atau karyawan hotel, kemudian dia pulan ke rumah maka sangat membahayakan keselamatan masyarakat Kota Kotamobagu,” tegas Tantu Korompot.

Dikatakan, harusnya pihak PT JRBM dan pemilik hotel harus mentaati prokes covid 19.

“Karena keselamatan masyarakat Kota Kotamobagu menjadi taruhannya,” ketus Korompot.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT JResources Bolaang Mongondow belum melakukan konferensi pers dan Kotamobagu Post masih berusaha melakukan konfirmasi dengan Humas PT JRBM Dwi Broto. (audie kerap)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed