oleh

DP3A Lakukan Pendampingan Terkait Kasus Bully Di Kotamobagu

KOTAMOBAGU POST – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kotamobagu lakukan pendampingan terhadap kasus kekerasan atau Bully yang terjadi di Kotamobagu belum lama ini.

Menurut Kepala DP3A Kotamobagu Virginia Olii, usai kejadian pihaknya telah bertemu dengan korban dan pelaku untuk pendampingan dengan memberikan pembinaan.

“ Kita sudah bertemu dengan korban maupun pelaku kekerasan baik di rumah sakit sampai di kantor kepolisian kotamobagu, disana kita sudah lakukan konseling bersama psikolog serta pembinaan dari tokoh agama,” Tutur Kadis, Selasa (02/03/2021).

Kadis mengakui kasus billy ini, sudah dilaporkan orang tua korban ke pihak kepolisian kotamobagu, dan untuk proses hukumnya akan diserahkan ke pihak berwajib.

“Kasus ini sudah dilaporkan, dan biarlah nanti pihak kepolisian yang akan menyelesaikannya, namun yang pasti sebagai pemerintah kami akan lakukan pembinaan apalagi mereka ini usianya masih dibawa umur dan masih sekolah,” Terangnya.

Kasus kekerasan atau bully ini, sempat Viral di media social. Video berdurasi 1 menit itu, terlihat jelas seorang gadis bertubuh mungil dianiaya empat remaja perempuan lainnya.

Korban ditarik dari atas motor lalu diseret ke jalan beraspal. Korban tanpak tak berdaya, tak melakukan perlawanan saat dianiaya lalu direkam oleh para pelaku. Seorang pelaku masih mengenakan seragam SMA.

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Pobundayan Kecamatan Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu pada hari Senin 01 Maret 2021 sekitar pukul 15.00 Wita

Menanggapi kasus ini, Kadis BP3A menegaskan akan lakukan pembinaan di sekolah-sekolah dan rumah-rumah ibada dengan melibatkan tokoh agama seperti ustadz dan pendeta.

“Kita berharap tentunya kasus ini tidak akan terjadi lagi di Kotamobagu, dan kami akan turun ke sekolah-sekolah dan rumah ibadah dengan melibatkan ustadz dan pendeta untuk lakukan pembinaan,” Terangnya. (Samsu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed