oleh

Siswa di Bolmong Bisa Belajar Dengan Metode Luring

KOTAMOBAGUPOST.COM BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Bolaang Mongondow (Bolmong), melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengizinkan siswa untuk belajar dirumah secara Luring atau offline.

Hal ini dikatakan Kepala Disdik Bolmong Renti Mokoginta, kepada Kotamobagupost.com, Kamis (23/07/20).

Kegiatan belajar seperti ini, Kata Renti dilakukan selama masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dan tentu menyesuaikan aturan secara berjenjang pusat dan daerah.

“Guru diizinkan untuk bisa mengumpulkan siswa belajar di satu rumah, maksimal 7 orang siswa,” katanya.

Tak hanya itu, para guru saat mengajar metodeLuring untuk tetap menerapkan sistem protokol Kesehatan.

“Pakai masker, jaga jarak dan siapkan tempat cuci tangan,” harap Renti.

Selanjutnya, dalam sistem pembelajaran. Renti berharap para guru agar dapat memperhatikan kondisi jarak tempat tinggal siswa.

“Kumpulkan siswa dalam satu rumah yang tidak saling berjauhan, atau kumpulkan dirumah salah satu siswa,” ujar dia.

Renti pun menjelaskan, bagi guru diwajibkan  melakukan kunjungan ke siswa minimal 2-3 kali dalam seminggu untuk metode pembelajaran luring.

“Pihak sekolah harus melaporkan setiap minggunya, untuk memastikan metode pembelajaran siswa tetap berjalan di masa pandemi Covid-19 saat ini,” pungkasnya.

Sambil menambahkan,  sistem pendidikan di Indonesia menerapkan dua sistem pembelajaran, yakni sistem luring/offline dan sistem daring/online.

“Bolmong saya memilih pakai sistem Luring, karena secara online sebagian belum ada jaringan internet,” tutup Renti.

Meski begitu, sistem protokol Kesehatan tetap diterapkan saat mengajar. Siswa pakai masker dan jaga jarak, serta setiap rumah disiapkan tempat cuci tangan.