oleh

Dinas Pertanian Bolmong Akui Stok Pupuk Subsidi Masih Kurang

KOTAMOBAGUPOST.COM BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), melalui Dinas Pertanian mengaku stok pupuk subsidi saat ini masih kurang sehingga belum mampu melayani petani.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian Bolmong Bachruddin Marto STP Msi, Rabu (22/07).

Marto menyebutkan, untuk saat ini stok subsidi di Bolmong, sekitar 8 ribu ton, ini hanya  pupuk urea subsidi.

“Ini pun hanya lahan sawah dengan luas 19. 600 hektar kali 200 ton per kilo gram. Harusnya 392 ribu ton,” ungkap Marto.

Marto menyebutkan, untuk pupuk subsidi yang telah disalurkan kemasyarakat yakni pupuk Urea, pupuk NPK, pupuk SP-36, pupuk ZA dan Pupuk organik.

“Pupuk subsidi ini, pengecer wajib menyalurkan sesuai harga enceran tertinggi (Het) kepada petani yang memiliki kartu Tani,”tegas dia.

Dia pun berharap, bagi pengecer yang menyalurkan pupuk subsidi sesuai HET. Karena sudah ada standar harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Seperti pupuk urea perkilo  Rp 1800, pupuk sp-36 Rp 2000 perkilo, pupuk ZA Rp 1400 perkilo, pupuk NPK Rp 2300 perkilo dan pupuk organik Rp 500 perkilo,” ungkap Marto.

Sambil menambahkan, untuk alokasi perubahan tahun ini pupuk bersubsidi sektor pertanian di Bolmong ada ketambahan, tapi itu pun tidak cukup melayani petani di Bolmong.

“Memang karena luas lahan yang luas sehingga belum mampu untuk melayani stok pupuk petani di Bolmong,”aku Marto. (eko)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed