Pembatasan Jam Pasar Jadi Peluang Bisnis, Warung Bumbu Dapur Bantu Warga Tumobui

Kotamobagu657 Dilihat
Tampak Kios Bumbu Dapur di Tumobui membantu warga ketika Pasar Serasi dan 23 Maret dilakukan pembatasan jam buka Pasar. (foto : KPC/April 2020)

KOTAMOBAGU POST – Adanya pembatasan jam opersional pasar di Kota Kotamobagu, menjadi peluang bisnis bagi Nini Mokoagow, seorang ibu rumah tanggal di Tumobui, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Tingginya kebutuhan masyrakat Tumobui dan sekitarnya akan kebutuhan bumbu dapur dan bahan pokok lainnya, namun terkendala saat mau ke Pasar Serasi dan 23 Maret, sudah sore maka dijawab oleh Kios Pasar Dapur ini.

“Setelah saya membuka berjualan kebutuhan dapur ini, pertama kami sekeluarga tidak lagi kesulitan mencari bumbu dapur dan bahan pokok kebutuhan sehari-hari, karena di Kios Dapur ini, sudah tersedia,” kata Nini Mokoagow, Senin, (27/04/2020), diwawancarai Kotamobagu Post.

Menurut Mokoagow, sudah dua pekan dia membuka warung berjualan berbagai bumbu dapur, semisal tomat, rica, bawang putih, bawang merah, biji kuning, goraka, tomah.

Demikian pula ada juga jenis buah-buahan, mulai dari pisang, langsat, papaya, lemon dan lain-lain.

Selain bumbu dapur dan buah-buah, menurut Mokoagow masih juga ada jualan bahan lain seperti, gula, kopi, beras, telur, sabun, odol, kopi, the dan lainnya.

“Lumayan untungnya untuk kebutuhan sehari-hari, juga paling penting warga disekitar sini tidak lagi kesulitan mencari bumbu dapur dan buah, serta bahan pokok lainnya karena adanya pembatasan jam opersional pasar,” tambahnya. (audie kerap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.