Bupati Boltim Sambut Hangat Kedatangan 137 Mahasisa KKN  UNIMA

Boltim776 Dilihat
Bupati Sehan Landjar, disela penyambutan 137 Mahasiswa KKN UNIMA.

KOTAMOBAGU POST – Sebanyak  137 mahasiswa Universitas Negeri Manado di Tondano (Unima),siap melaksanakan praktek belajar lapangan atau  Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kawasan Kabupaten Boltim.

Para mahasiswa tersebut disambut hangat Pemkab Boltim Jumat (01/02/2019), penyambutan dipimpin oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan S Landjar SH, bertempat di gedung aula lantai tiga Kantor Bupati Boltim.

Kedatangan rombongan mahasiswa KKN gelombang I tahun 2019 ini, di Kabupaten Boltim, dipimpin oleh ketua koordinator KKN Unima, Jane Tiko MT MPd, didampingi 13 dosen.

Jane Tiko, menyampaikan permohonan maaf dari Rektor Unima kepada Bupati Boltim, karena tidak berkesempatan hadir dalam acara penerimaan mahasiswa KKN ini.

“Saya mewakili Rektor, menyampaikan permohonan maaf dari, karena tidak bisa hadir di tempat ini,” tutur Jane.

Dikatakan, Rektor Unima menitip pesan kepadanya, bahwa KKN Unima gelombang kedua rencananya juga akan dipusatkan di Boltim, dengan jumlah mahasiswa yang lebih banyak.

“Rektor juga meminta kesediaan Bupati Boltim, untuk dapat membawakan materi kuliah umum dihadapan ribuan mahasiswa Unima, yang rencananya akan dilaksanakan usai pelaksanaan KKN gelombang kedua nanti,” tambahnya.

Bupati Boltim, Sehan S Landjar SH, dalam sambutannya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak kampus Unima, yang secara konsisten dan rutin setiap tahun memilih Boltim sebagai daerah penempatan mahasiswa KKN.

Menurut Bupati, dengan adanya mahasiswa KKN di tiap Desa, diharapkan dapat membawa dampak positif di kalangan Pemerintah Desa maupun masyarakat.

“Salah satu dampak positifnya yakni berkembangnya pola pikir masyarakat Desa, demi mewujudkan program pembangunan di Desa,” kata Bupati.

Bupati menginstruksikan kepada seluruh Kepala Desa, untuk menyambut baik para mahasiswa, sekaligus bisa bekerjasama dalam pemecahan masalah yang ada di Desa.

“Saya juga meminta kepada Kepala Desa di wilayah Kabupaten Boltim, agar bisa membantu para mahasiswa dalam program kerja KKN ini, baik dari segi sumbangsi pikiran maupun anggaran. Jangan sampai mahasiswa harus cari dana sendiri untuk membuat sebuah kegiatan. Sebab, disitulah peran DD dan ADD di tiap Desa,” tegas Bupati, dan langsung disambut aplaus meriah oleh para mahasiswa.

Usai penerimaan mahasiswa KKN tersebut, seluruh peserta langsung menuju ke desa masing-masing sesuai penempatan KKN.

Terinformasi, sebanyak 13 Desa yang tersebar di seluruh wilayah Boltim, menjadi pusat penempatan mahasiswa KKN Unima tahun ini. Diantaranya: Kayumoyondi, Pinonobatuan, Molobog, Purworejo Timur, Sumber Rejo, Purworejo Tengah, Liberia, Buyat Selatan, Buyat, Kotabunan Barat, Kotabunan Selatan, Bulawan Satu, dan Paret Timur. (herry lasabuda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.