Pemkot Kotamobagu Akan Telusuri, Sebulan SPBU 74-95724 Kotobangon, Diduga Tak Jual Bensin

Kotamobagu2184 Dilihat
Bensin diduga menghilang selama sebulan di SPBU 74-95724. (dokumenasi foto ; kotamobagu post)

KOTAMOBAGU POST – Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium atau Bensin  yang diperuntukan bagi kelangsungan roda ekonomi masyarakat  Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara, kurun sebulan diduga menghilang dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) SPBU 74-95724.

Menghilangnya Premium berbanderol Rp6450 per liter, terungkapnya saat Tim Kotamobagu Post melakukan investigasi di SPBU terletak Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, itu.

Seorang karyawan berseragam merah-purih milik SPBU Kotobangon, diwawancarai Kotamobagu Post, Kamis sore (26/07/2018), saat tengah melayani pengendara motor yang hanya mengisi BBM jenis Pertalite.

“Sudah sebulan Bensin tidak masuk,” kata karyawan SPBU Kotobangon, saat Tim Kotamobagu Post melakukan investigasi.

Menurut karyawan itu, stok bensin tidak lagi dijual di SPBU Kotobangon karena pasokan tidak masuk, itu menurutnya sesuai yang dikatakan bos mereka kepada para karyawan SPBU Kotobangon.

Pemerintah Kotamobagu, melalui Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah, Alfian Hasan ST, mengatakan, Pemerintah Kotamobagu akan menelusuri terkait menghilangnya bensin di SPBU Kotobangon.

“Setahu kami, pasokan atau distribusi perhari BBM jenis Premium (Bensin) di SPBU Kotobangon adalah 8000 liter perharinya. Nah kalau tidak lagi menjual bensin, itu akan kami telusuri secepatnya,” kata Alfian Hasan, via seluler kepada Tim Kotamobagu Post, (26/07/2018).

Menurutnya, Pemkot Kotamobagu akan melakukan krosing cek dengan pihak PT Pertamina terkait informasi menghilangnya bensin di SPBU Kotobangon.

“Kami akan menelusuri dan berkordinasi dengan semua pihak. Mengapa distribusi bensin tidak masuk dan mengapa stok bensin di SPBU Kotobangon kosong selama sebulan terkahir. Tentu agar kebenarannya harus terungkap,” papar Kabag Ekonomi.

Hingga berita ini diturunkan, Pemilik SPBU 74-95724 Kotobangon, masih berusaha dikonfirmasi Kotamobagu Post untuk mendapatkan klarifikasi atas dugaan menghilangnya bensin milik bersubsidi milik warga miskin itu. (audy kerap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.