oleh

Uang TPP Di Bolmong Masih Rendah

Bupati Bolmong Salihi Mokodongan Saat Memberikan Arahan Kepada PNS Bolmong. (Dok : Humas)

KOTAMOBAGU POST – Dibanding luas wilayah, Kabupaten Bolmong memang memiliki topografi yang besar sehingga membutuhkan biaya lumayan besar untuk efektifitas pelayanan kemasyarakatan bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bolmong.

Terkait hal ini, umumnya PNS di Bolmong berharap ada kebijakan khusus dari Pemkab Bolmong untuk menyeduaikan kenaikan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Alasan para PNS, untuk memenuhi kebutuhan harian dan operasional sehari- hari sangat besar. TPP saat ini yang diterima setiap satu bulan hanya habis untuk ongkos perjalanan dari rumah ke kantor. Apalagi sekira 80 persen PNS Bolmong masih berdomisili di Kota Kotamobagu.

“Jika dibandingkan dengan PNS di kabupaten/kota lainnya di Bolmong raya, jumlah TPP PNS Bolmong masih kalah jauh. Kami berharap ada upaya pemerintah melihat masalah ini dan menaikannya,” tutur sejumlah PNS,

Jumlah TPP PNS Bolmong untuk staf hanya Rp500- 750 ribu, sementara pejabat esellon II berkisar Rp7,5 juta. “Bayangkan jika dalam satu hari PNS biasa seperti kami harus mengeluarkan ongkos bensin dan makan sebesar 30 ribu. Tentu tidak mencukupi. Kalau ukuran eselon II berkisar 7,5 juta ke atas, tentunya itu sudah lebih dari cukup” tutur para PNS.

Sekda Bolmong Drs Farid Asimin MAP ketika dikonfirmasi keluhan PNS, mengaku, akan memperhitungkan lagi nilai TPP dengan dana yang tersedia di pemkab. Ia juga menambahkan, solusi masalah itu akan dipikirkan bersama namun sebagai abdi negara memang sudah menjadi resiko hal-hal seperti itu. “Aspirasi ini akan menjadi perhatian dari kami namun kami berharap kinerja PNS tetap maksimal,” papar Asimin. (wandy rotu/Sal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed