oleh

Mex, Wanita Lesbian Berurusan Dengan Polres Bolmong

Wanita  ini, dilaporkan ke Mapolres Bolmong

KOTAMOBAGUPOST – Keberadaan para wanita Lesbian kawasan Kotamobagu kian meresahkan masyarakat. Tak segan membawa kabur anak-anak sekolah yang masih dibawa umur. Contohnya saja dua wanita yang dikenal berprilaku Lesbian yakni PS alias puput dan MS alias Megi alias Mex, kali ini harus berurusan dengan penyidik Polres Bolmong.

Mex diketahui adalah warga Desa Mototabian Kecamatan Dumoga kesehariannya berprofesi sebagai guru honorer di sebuah Sekolah Menangah Kejuruan di Kabupaten Bolmong. Sebelum di lapor ke Polres Bolmong, perempuan bertato ini pada malam perpisahan tahun baru 2014, sempat melarikan seorang gadis Kelas II SMK sebut saja bernama Bunga.

Bunga diajak jalan-jalan di Kotamobagu dan diajak menginap disebuah kamar kost teman wanita Lesbian ini. Kemudian pada tanggal 02 Januari 2015, Lesbian itu kemudian melepaskan Bunga pulang ke orang tuanya, setelah seluruh keluarga Bunga menghubungi keluarga di Lesbian ini dengan ancaman akan melapor ke Polisi.

Namun wanita Lesbian berambut potongan ala Tentara ini, tak jera. Mex kembali melakukan aksinya. Bunga kembali diajak oleh Lesbian ini untuk kabur dari rumah. Tercatat sejak tanggal 16 Januari 2015 Bunga kabur dari rumah diduga disembunyikan Mex dengan berpindah-pindah tempat di Kotamobagu.

Aksi Lesbian Mex menyembunyikan Bunga selama 15 hari, terungkap dari pengakuan rekan sejawatnya yang juga dikenal sebagai Lesbian bernitial PS alias Puput. Puput diperiksa penyidik Unit II Polres Bolmong pada malam tanggal 04 Februari 2015. Pengakuan Puput, Mex sering datang ke rumah Puput bersama Bunga di rumahnya berlamat Kelurahan Kotobangon komplek Patung Bogani.

“Mex sering datang ke tempat saya. Dia (Mex) penah datang bersama ‘Bunga’, Kemudian pada tanggal 03 Januari jam 6, Bunga kembali datang ke rumah saya tapi sendiri. Bunga kemudian dijemput dengan bentor stenga tujuh malam,” kata Puput menjawab pertanyaan penyidik yang juga mengakui kepada Penyidik, kalau Mex itu, adalah wanita Lesbian.

Puput sendiri diperiksa penyidik Polres Bolmong terkait Laporan Polisi Nomor STTLP/115.A/II/2015/SULUT/RES BM tertanggal 03 Februari 2015. Puput dan Mex berstatus terlapor dalam dugaan kasus melarikan anak usia dibawah umur. “Benar laporan pengaduan kami sudah proses. Pengaduan dari orang tua sudah kami serahkan ke penyidik,” kata Brigadir Supardi Usman Bamin SPKT “C” Polres Bolmong yang menerima pengaduan dari orang bunga.

Konfirmasi dari penyidik, Mex dan Puput, keduanya bakal berpeluang jadi tersangka dan bisa diancam pasal berlapis sesuai KUHP dan Undang Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014.

Kasus lesbian di Kota Kotambagu sendiri, memang jadi trend tersendiri. Menurut sejumlah sumber, jumlah Lesbian di Kotamobagu terus saja meningkat dari tahun ke tahun, bahkan wanita yang ngetop di sebut ebong ini, punya geng-geng tersendiri. Terjadinya kasus ini, menjadi perhatian serius bagi orang tua agar selalu mengawasi ketat anak-anak gadis mereka agar tidak terjerumus dalam kelompok Lesbian yang sedang marak di Kotamobagu. (jeff pontoh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed