Harga Rica Masih Bertahan di rata-rata Rp80 Ribu Perkilogram 

Harga rica di pasaran Kotamobagu kurun akhir September 2019 ini masih rata-rata Rp80 ribu perkilogramnya

KOTAMOBAGU POST – Kemarau yang menerpa kawasan Bolmong Raya, memang telah berdampak luas terhadap kenaikan harga bagi bahan pangan. Termasuk bumbu dapur jenis Rica (Cabe) masih tinggi di pasaran Kota Kotamobagu.

Hingga akhir September 2019 ini, harga rica masih terus bertahan pada Rp80 ribu perkilogramnya.

Harga ini terupdate di pasaran Pasar Serasi dan Pasar 23 Maret Kelurahan Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat.

Sejumah pedagang diwawacarai Kotamobagu Post (29/09/2019), menyatakan harga rica mengalami fluktuasi yang dijual mulai harga Rp80 hingga Rp100 ribu.

“Harga rica ini sudah naik sejak dua bulan terakhir. Saat ini masih bermain diharga  80 puluh ribu sampai 100 ribu perkilogramnya. Kalaupun ada rica yang murah, pasti hanya sampai pada 70 ribu perkilogramnya,” terang Wati Mamonto, pedagang di Pasar 23 Maret.

Mahalnya harga rica di pasaran Kotamobagu terpantau lantaran banyaknya petani rica yang mengalami puso alias tanaman mati karena kemarau.

Hal ini yang membuat stok rica yang dijual di pasaran Pasar 23 Maret dan Pasar Serasi, menjadi sangat berkurang dibanding masa-masa sebelum panceklik musim kemarau melibas kawasan Bolmong Raya. (audie kerap)

Kategori: KotamobaguTag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Harga Rica Masih Bertahan di rata-rata Rp80 Ribu Perkilogram "

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.