Pedagang Menempati Kios Pasar 23 Maret Umumnya Bangkrut 

0 196

Tampak suasana di bagian dalam Pasar 23 Maret pusat kota Kotamobagu terlihat sepi dan umumnya pedagang pemilik kios telah tutup dan bangkrut (foto : kotamobagupost.com)

KOTAMOBAGU POST – Puluhan pedagang Pasar 23 Maret di pusat kota Kotamobagu, umumnya bangkrut dan menghentikan aktifitas berjualan, kios yang mereka tempati telah tutup.

Kondisinya terjadi lantaran, bahan jualan mereka meliputi sayur-mayur, bumbu dapur tidak dibeli oleh pengunjung pasar.

Data dihimpun Kotamobagu Post dari pedagang yang menempati puluhan kios milik Pemerintah Kota Kotamobagu itu, diakibatkan masyarakat pembeli tidak lagi mau masuk kedalam Pasar 23 Maret.

“Pembeli sangat jarang mau masuk kedalam pasar, ini lantaran banyak pedagang dari luar Pasar 23 Maret, menjual dagangan mereka di badan jalan,” kata seorang pria mengaku bernama Epi, pemilik kios di dalam Pasar 23 Maret.

Pemilik kios yang bangkrut lainnya menjelaskan, perdagangan transaksi sudah terjadi di badan jalan yang terdapat di depan gedung Pasar 23 Maret.

“Jadi bagaimana pembeli mau masuk kedalam pasar 23 maret jika dibagian depan atau di badan jalan ada pasar? Hal ini yang membuat kami bangkrut dan sulit membayar retribusi seratus ribuan perbulan kepada Pemerintah Kotambagu,” tambah Del, pria pemilik kios 23 maret.

Dikatakan, badan jalan 23 maret sudah kurun berbulan-bulan dijadikan pasar sehingga masyarakat pembeli sudah menjadi kebiasaan membeli bahan pangan, sayur mayur atau bumbu dapur di pasar badan jalan.

“Setiap kali ditertibkan oleh petigas Pol PP, namun tak berapa lama para pedagang liar sudah berjualan lagi di badan jalan. Yang korban kami pedagang pemilik kios di tengah Pasar 23 Maret. Tiap bulan bayar retribusi, namun warga pembeli hanya berbelanja di pasar liar di badan jalan,” ketus pedagang lainnya. (audie kerap)

Kategori: Breaking News, Kotamobagu
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pedagang Menempati Kios Pasar 23 Maret Umumnya Bangkrut "

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.