Pemkab Boltim Alokasi Rp7,5 Miliar Untuk Penyandang Cacat, Lansia dan Study Anak Asuh

Kepala Dinas PPKAD Boltim Oscar Manoppo SE mengatakan penyandang cacat, lansia serta program pendidikan anak asuh t.a 2019 ini, dianggarkan sebesar Rp7,5 Miliar (foto : herry lasabuda)

KOTAMOBAGU POST, BOLTIM — Kepedulian Bupati Boltim Sehan Landjar  terhadap santunan bagi orang lanjut usia dan penyandang cacat, juga pendidikan untuk anak asuh, tercermin pada alokasi dana sebesar Rp7,5 Miliar.

Anggaran yang ditata dalam APBD Boltim Tahun Anggaran 2019 ini, terdiri dari penyediaan dana untuk orang cacat sebesar dan orang lanjut usia berbanderol Rp5 Miliar, sedangkan alokasi sebesar Rp2,5 Miliar dimanfaatkan untuk study anak asuh bidang pendidikan.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemkab Boltim, Oskar Manoppo SE, Rabu (16/01/2019), diwawancarai Kotamobagu Post diruang kerjanya mengatakan, untuk anak asuh, ada 500 mahasiswa program SI, yang dibiayai Pemkab Boltim  hingga selesai kuliahnya.

“Sedangkan untuk Lansia dan orang cacat total, itu sebanyak 2500 warga tersebar di wilayah Boltim,  masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp2 juta,” terang Oskar Manoppo.

Menurutnya, alokasi anggaran dalam dua nomenklatur tersebut, merupakan program yang dibijaki oleh Bupati Boltim. “Program ini murni untuk membantu warga yang dikategorikan kurang mampu dan khusus penyandang cacat serta orang lanjut usia menjadi kewajiban pemerintah untuk melakukan santunan pada mereka,” tambahnya. (herry lasabuda/kpc).

Category: Boltim, Breaking News
No Response

Leave a reply "Pemkab Boltim Alokasi Rp7,5 Miliar Untuk Penyandang Cacat, Lansia dan Study Anak Asuh"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.