Ada Kasus Mega Korupsi di DPRD Boltim Tahun Anggaran 2016-2017?

banner 468x60
banner 160x600

DPRD Boltim diterpa isu dugaan korupsi yang disebutkan melibatkan Ketua DPRD Boltim dan sejumlah oknum anggota.

KOTAMOBAGU POST – Institusi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolmong Timur, digembosi isu mega korupsi, yang dikait-kaitkan dengan  Ketua DPRD Boltim, (Marsaoleh Mamonto).

Dokumen diperoleh Kotamobagu Post dari sumber yang kompeten menyebutkan, dugaan korupsi tersebut meliputi sejumlah nomenklatur kegiatan, diantaranya adalah dugaan perjalanan dinas fiktif,  Bimtek atau peningkatan kapasitas anggota DPRD, pencucian uang, makan minum, dan dugaan korupsi belanja operasional pimpinan DPRD Boltim.

Dalam dokumen yang ditandatangani oleh bernitial CHS, diketahui adalam pimpinan sebuah lembaga menyebutkan, Ketua DPRD Boltim juga terlibat dalam tindakan melawan hukum dengan modus pemalsuan dokumen yang berindikasi fiktif terhadap belanja suku cadang kendaraan.

Demikian pula,  pengadaan barang dan jasa di lingkungan Sekretariat DPRD Boltim, juga dilaporkan terjadi dugaan mark up dan penggunaan anggaran makan minum rapat dan tamu kegiatan DPRD Boltim berbanrol hampir satu miliar rupiah.

Dokumen yang diperoleh Kotamobagu Post, hasil investigasi atas nama sebuah Lembaga, tak tanggung-tanggung, ditujukan kepada Presiden RI, Pimpinan KPK, Pimpinan DPR RI serta pimpinan lembaga tersebut beralamat di Jakarta.

Buyung A.Potabuga, Staf Khusus Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Anti Korupsi Indonesia (DPN LAKRI), kepada Kotamobagu Post, Kamis (01/10/2018), membenarkan adanya laporan dugaan mega korupsi  milik sebuah lembaga yang melilit DPRD Boltim.

“Dokumen laporan itu benar. Terdapat beberapa berkas yang berisi rincian  yang konperensif terkait nomenkaltur,  jumlah anggaran dan dugaan perbuatan \korupsi yang dilakukan oleh Ketua DPRD Boltim, yakni Marsaoleh Mamonto dan rekan-rekan lainnya.  Kebenaran dokumen yang berisi dugaan korupsi miliaran rupiah ini harus diusut pihak penegak hukum,” kata Buyung Potabuga.

Senada hal itu, Ketua DPRD Boltim Marsaoleh Mamonto dikonfirmasi Kotamobagu Post, via seluler Selasa (30/10/2018), membantah keras adanya dugaan korupsi yang mengait-ngaitkan dirinya.

“Informasi itu tidak benar,” kata Marsaoleh Mamonto, melalui sambungan telephon. Menurutnya, informasi itu sengaja diangkat kepermukaan karena masa tahun politik untuk menjatuhkan dirinya.

Masaoleh juga sempat menyebutkan, ada oknum yang sengaja ingin menyerang dirinya, dan dirinya sudah tahu persis siapa orangnya. Sedangkan dirinya pada tahun 2016, pada posisi melanjutkan pucuk pimpinan sebagai Ketua DPRD Boltim.

Sayangnya hasil konfirmasi Kotamobagu Post dengan Ketua DPRD Boltim via sambungan telephon, belum mendapatkan konfirmasi secara rinci, dikarenakan Marsaoleh mengaku sedang dalam mobil dalam perjalanan menuju Manado. (audy kerap)

Category: BoltimTags:
Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Ada Kasus Mega Korupsi di DPRD Boltim Tahun Anggaran 2016-2017?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.