Tahun 2018, Finishing Masjid Raya Masih Butuh Penganggaran Rp10 Miliar

banner 468x60
banner 160x600

Masjid Raya Baitul Makmur diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp10 Miliar untuk pekerjaan finishing dan penataan taman halaman

KOTAMOBAGU POST – Masjid termegah di Provinsi Sulawesi Utara milik Pemerintah Kota Kotamobagu, tahun 2018 nanti masih membutuhkan anggaran sekira Rp10 Miliar untuk rampungnya pembangunan fisiknya.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ir Sofyan Hatam, menjawab pertanyaan Kotamobagu Post, baru-baru ini.

“Bila realisasi penyerapan anggaran Rp15,5 Miliar tahun 2017 tercapai, maka tahun 2018 nanti, diperkirakan Masjid Raya Baitul Makmur tinggal membutuhkan anggaran kurang lebih Rp10 Miliar,” kata Ir Sofyan Hatam.

Anggaran tersebut katanya, merupakan penuntasan pekerjaan finishing bangunan, diantaranya meliputi pekerjaan finishing dalam bangunan dan pekerjaan penataan taman halaman Masjid.

“Kami sedang memacu, agar pihak kontraktor PT Lumbung Berkat Indonesia, mampu menyerap anggaran Rp15,5 Miliar sesuai kontrak kerja dengan Pemkot Kotamobagu, dengan demikian maka, sisa pekerjaan fisik untuk tahun 2018 sekitar 10 persen,” katanya.

Diketahui, proyek pembangunan fisik Masjid Raya Baitul Makmur telah dimulai pembangunannya sejak Walikota Drs H.Djelantik Mokodompit menjabat, dan hingga memasuki tahun ke-4 kepemimpinan Walikota Ir Tatong Bara, terus dimaksimalkan penyelesaian fisiknya, agar sudah bisa digunakan sebagai tempat ibadah oleh umat Muslim, di Kotamobagu. (audie kerap

Category: Breaking News, KotamobaguTags:
Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Tahun 2018, Finishing Masjid Raya Masih Butuh Penganggaran Rp10 Miliar"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.