PLN Launching Energi 3 MW, Suplai Listrik di Bolsel

banner 468x60
banner 160x600

KOTAMOBAGU POST – Kabar gembira bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan ( Bolsel ), mulai tanggal 03-04 Agustus nanti, PT PLN Area Kotamobagu akan melaksanakan Launching penambahan Daya Listrik sebesar 3  MW .

Kerja keras PT PLN Area Kotamobagu untuk memenuhi kebutuhan listrik di Bolsel ini, menyusul kurangnya pasokan daya listrik yang dihasilkan oleh mesin pembangkit listrik tenaga diesel di Molibagu.

Energi listrik 3 MW ini, menurut Manager PT PLN Kotamobagu Irawan Agus Sulistya, akan disuplay dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) Taludaa, yang berada diperbatasan Bolsel dan Provinsi Gorontalo.

“Energy listrik 3 Megawatt dari PLTM Taludaa, akan disuplay ke sistem di Molibagu. Kami terus berusaha meningkatkan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Bolsel,” kata Sulistya.

Dikatakan, dengan suplay listrik ini, maka kebutuhan listrik di Bolsel akan semakin handal dengan mendapatkan tambahan daya. “Listrik di Bolsel tidak tersambung ke Kotamobagu. Selama ini, daya listrik di Bolsel hanya kami hasilkan dari mesin diesel milik PLN di,” tukasnya.

Menurut Sulistya, selama ini Pemerintah menanggung beban berat dengan subsidi listrik yang dihasilkan oleh mesin diesel sangat mahal. “Biaya untuk menghasilkan 1 kw saja mencapai Rp3600 dan hanya dijual kisaran Rp600/kw. Nah dengan adanya suplay listrik murah di Bolsel, maka beban Negara semakin berkurang,” tambahnya.

Diharapkan, dengan penambahan suplay listrik 3 mega di Bolsel, maka perlahan-lahan akan mengatasi kebutuhan listrik bagi pemerintah dan masyarakat Bolsel.

“Launching penambahan energy listrik 3 MW di Bolsel, akan dilaksanakan tanggal 03 -04 Agustus. Acara ini nantinya akan dihadiri oleh Manager PT PLN Area Gorontalo dan Pemerintah Bolsel,” katanya. (Audy Kerap)

Category: Bolsel, Breaking News, Terkini
Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "PLN Launching Energi 3 MW, Suplai Listrik di Bolsel"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.